Trend Kesehatan di Indonesia Tahun 2018

Sumber gambar envisionoptical.com

Di tahun 2018 ini kondisi ekonomi Indonesia secara umum akan semakin membaik. Karena itulah kelas masyarakat ekonomi juga akan semakin berkembang. Dikaitkan dengan masalah kesehatan, maka dengan sendirinya akan terjadi perubahan pola penyakit.

“Sebagian sebagai akibat dari kelas menengah yang sedang berkembang ini, kita telah melihat peningkatan penyakit terkait gaya hidup, seperti penyakit kardiovaskular dan kanker, yang bertentangan dengan penyakit terkait infeksi seperti TB,” ungkap Jeng Ana saat memaparkan prediksinya di hadapan sejumlah media .

Dia menambah, akibat trend penyakit tersebut maka dibutuhkan perawatan yang lebih mahal dan jangka panjang. Karena kondisi inilah dirinya merasa yakin sebagian kalangan akan kembali melirik pengobatan alami seperti dengan herbal.

Diabetes yang tidak terdiagnosis adalah tren berikutnya yang masuk dalam ‘pembacaan’ Jeng Ana. “Menurut pandangan saya hal ini didorong oleh kenaikan tingkat obesitas. Banyak terjadi pra-diabetes dan sindrom metabolik, yang kebanyakan orang tidak mereka alami sebelumnya,” tegasnya

Isyu kesehatan mental juga diperkirakan akan berkembang. Menurut Jeng Ana, isyu kesehatan mental ini terjadi akibat kondisi produktivitas dan masalah ekonomi. “Di satu sisi tingkat ekonomi menengah akan berkembang, namun di sisi lain masyarakat juga akan tertekan secara ekonomi. Menurut saya, dibutuhkan pola pendekatan kerohanian agar gangguan mental dapat ditekan,” paparnya.

Prediksi terakhir yang disampaikan Jeng Ana menekankan bahwa trend kesehatan ini dominan akan melanda masyarakat perkotaan. Diabetes yang tidak terdiagnosis akan lebih mendominasi. (***)


++++

Artikel terkait...