Tanpa Operasi dan Kemoterapi Kanker Bisa Sembuh

Sulit dimungkiri, hingga saat ini, kanker tetap menjadi penyakit yang sangat ditakuti. Khususnya bagi sebagian besar kaum wanita.

Ketakutan ini bukan semata mata karena karena kanker adalah penyakit mematikan yang cenderung menyerang kaum Hawa. Lebih dari itu, juga diketahui belum begitu banyak obat mujarab untuk menyembuhkan penyakit yang satu ini.

Untuk menyembuhkan kanker, biasanya, pengobatan yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi dan kemoterapi.

Tapi, beberapa orang telah menolak kemoterapi dan memilih melakukan penyembuhan kanker dengan cara mereka sendiri. Yang jadi alternative pengobatan adalah cara alami atau alternatif.

Salah satu orang yang juga menolak kemoterapi untuk menyembuhkan kanker yang deritanya adalah Corissa Macklin-Rice (43) asal Queesland, Australia. Ia mengaku tidak melakukan kemoterapi karena baginya, kemoterapi bisa saja membuat penyakitnya makin parah.

Dikutip dari laman dailymail.co.uk, Corissa didiagnosa kanker payudara pada Desember 2013. Tak sampai di situ saja, sel kanker rupanya telah menyebar hingga getah bening tubuhnya. Serangkaian pengobatan pernah ia lakukan.

Hingga pada akhirnya, ia disarankan melakukan operasi pengangkatan tumor pada payudaranya. Menurut tim dokter yang menanganinya, Corissa hanya memiliki kesempatan hidup 24 persen.

Dokter menyarankan, agar kondisinya bisa pulih lebih baik, Corissa direkomendasikan untuk melakukan kemoterapi. Namun, ia menolak secara halus kemoterapi yang disarankan dokter.

“Dulu, dokter menyarankan saya melakukan kemoterapi. Mengonsumsi obat-obatan yang mungkin justru bisa saja membuat tubuh saya semakin lemah dan bertambah sakit. Saya tak suka mengonsumsi obat.

Bagi saya, melakukan kemoterapi bisa membuat saya mati secara perlahan. Saya harus melakukan pemulihan dengan cara alami. Cara itu adalah menjadi vegetarian, melakukan olahraga dan yoga, menghentikan kebiasaan minum minuman keras, membuang jauh-jauh rokok dan obat terlarang dan saya harus punya waktu istirahat yang cukup.”

Demikian kisah Corissa Macklin-Rice sebagaimana ditulis laman dailymail.co.uk. Lebih jauh lagi dirinya berkisah:

“Dan benar, cara alami yang saya pilih bisa membuat saya menjadi lebih sehat, kanker sembuh dan kini saya bisa hidup lebih bahagia. Sejak saat itu, saya memperbanyak makan sayur dan buah. Minum air putih cukup, minum 13 gelas jus dan minum kopi jangka panjang selama 45 menit setiap hari….”

Dan benar-benar mengejutkan. Setelah melakukan foto MRI di rumah sakit terdekat beberapa waktu yang lalu, Corissa Macklin-Rice dinyatakan bersih dari sel kanker. Tubuhnya benar-benar sehat dan telah pulih dengan baik.

Mendengar kisah wanita ini, apakah Anda juga tertarik untuk menyembuhkan kanker dengan cara alami?

Pilihan tentu ada di tangan masing-masing. Namun yang jelas, berbagai terapi alami seperti dengan herbal, memang terbukti dapat membantu penyembuhan kanker. Fakta dan data bisa dilihat sekaligus dipelajari di wahana kesehatan alternatif Herbal Jeng Ana.

“Cerita penyembuhan seperti dialami Corissa Macklin itu sebenarnya sudah banyak terjadi di sekitar kita. Beberapa di antaranya sudah memberikan kesaksian lewat program talkshow saya di beberapa stasiun televisi,” jelas Jeng Ana setelah membaca cerita Corissa Macklin di atas.

Jeng Ana mengaku selama ini banyak pasien yang berhasil dibantu kesembuhannya dengan herbal cenderung menutup diri. Ia memaklumi hal ini terkait dengan kultur masyarakat Indonesia dan personality pasien. Namun dirinya sangat meyakini banyak pasien kanker yang ditanganinya terbukti kondisinya berangsur membaik dan sembuh.

“Yang penting pasien disiplin mengkonsumsi ramuan dan mengikuti diet-diet makanan yang saya berikan. Jangan lupa rajin ibadah dan berdoa. Insya Allah sembuh. Sudah banyak sekali buktinya,” tegas pemilik tubuh tinggi semampai bernama asli Ina Soviana.

Berkat bukti dan komitmennya dalam melayani pasien, hingga detik ini Herbal Jeng Ana masih tetap eksis. Padahal, sejumlah wahana pengobatan alternatif sejenis sudah lama bertumbangan dan hilang dari peredaran. (***)


++++

Artikel terkait...