Seiring dengan meningkatnya kesejateraan manusia yang memengaruhi gaya hidup, maka berbagai jenis penyakit baru pun bermunculan. Bersamaan dengan itu pula perkembangan dunia kedokteran modern saat ini tumbuh semakin pesat, seolah tidak ingin ketinggalan dengan munculnya berbagai jenis penyakit dan gangguannya.

Kabar baiknya, segela jenis penemuan baru dalam dunia medis sudah bisa mengobati banyak macam penyakit, yang sebelumnya tidak bisa disembuhkan. Selain itu pula, dukungan peralatan canggih dengan teknologi terkini, juga membuat pelayanan kesehatan semakin bagus dan mampu memberikan solusi terbaik bagi para pasien, separah apapun penyakit dan kondisinya saat itu.

“Walaupun demikian kesembuhan tetap menjadi hak prerogatif Tuhan. Manusia hanya bisa berikhtiar. Secanggih apapun sistim pengobatan tidak menjadi jaminan kesembuhan suatu penyakit. Tetapi harus disertai dengan doa, memohon kemurahan Tuhan,” kata Jeng Ana, herbalis yang banyak memberikan ulasan di berbagai media tentang perkembangan pengobatan alternatif.

Sumber Gambar www.vemale.com

Menurutnya, meskipun perkembangan dunia kedokteran modern saat ini tumbuh semakin pesat, namun ternyata tetap masih banyak masyarakat yang mempercayai pengobatan alternatif di Indonesia. Bahkan, di luar negeri yang menjadi sumber ilmu pengetahuan selama ini, juga memperlihatkan perkembangan pengobatan alternatif yang cukup signifikan.

Diketahui, ada sekitar 49 persen masyarakatnya yang memilih menggunakan pengobatan alternatif dibandingkan datang ke dokter. Hal yang sama juga terjadi di Amerika Serikat.

Pengobatan tradisional merupakan salah satu teknik penyembuhan penyakit yang paling kuno namun masih banyak digunakan hingga saat ini. Pengobatan ini menggunakan bahan campuran ramuan herbal yang telah terbukti efektif untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Disamping itu juga telah teruji tidak menimbulkan efek samping. Teknik pengobatan herbal ini umumnya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi.

“Mengingat perkembangannya yang masih lumayan bagus, dengan demikian bisa dikatakan bahwa pengobatan tradisional adalah merupakan salah satu alternatif yang relatif masih disenangi masyarakat. Oleh karenanya kalangan kesehatan modern terus berupaya mengenal dan menggalinya, bahkan kini mengikut sertakan pengobatan tradisional tersebut dalam pengobatan modern,” tambah Jeng Ana.

Memang, para ahli sudah banyak melakukan penelitian terhadap manfaat dan kegunaan tanaman herbal untuk pengobatan secara alami. Penelitian yang dilakukan oleh WHO mendapatkan hasil bahwa sekitar 80 persen manusia di seluruh dunia menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai obat herbal untuk perawatan kesehatan mereka.

Menurut Jeng Ana, herbalis yang digelari Ratu Herbal Indonesia, kualitas tanaman herbal yang digunakan sebagai obat herbal alami sangat tergantung dengan faktor alam tempat tumbuhnya tumbuhan tersebut. Disamping itu juga tergantung pada cara pengolahan tumbuhan menjadi obat herbal.

“Tanaman herbal yang berkhasiat baik bisa saja tidak menunjukkan efek penyembuhan jika cara mengolah dan meramunya tidak tepat, atau komposisinya tidak memenuhi standar,” kata Jeng Ana, pemilik klinik herbal di sejumlah kota di Indonesia.

Jeng Ana mencontohkan daun Sambiloto. Tanaman yang satu ini dikenal dapat menyembuhkan penyakit hepatitis, diare, radang yang disebabkan oleh amandel, demam sakit gigi, kencing manis, asma (sesak nafas), tuberculosis, kusta tumor, paru, radang paru-paru, radang usus buntuk, kehamilan anggur, hingga kanker. Khasiat ini dapat terbukti secara nyata bila cara meramu dan komposisinya tepat.Obat-dan-Pengobatan-Khas-Indonesia

“Karena itu dibutuhkan pengetahuan yang memadai untuk meramu tanaman herbal agar benar-benar berkhasiat nyata,” tegas Jeng Ana yang belajar ilmu pengobatan herbal secara turun temurun dari kakeknya.

Herbalis yang menjadi langganan pengisi acara penyembuhan herbal di sejumlah stasiun TV ini juga mencontohkan efektifas tanaman herbal untuk penyembuhan kanker payudara. Banyak masyarakat untuk mengobati berbagai macam penyakit kanker, tak terkecuali dalam mengobati penyakit kanker payudara, menghindari pengobatan konvensional. Hal ini dikarenakan untuk menjaga si penderita dari bahaya efek samping. Penderita memilih pengobatan cara herbal. Salah satu tanaman herbal andalan adalah Sambiloto dan Sarang Semut.

“Ramuan herbal Sarang Semut dan Sambiloto terbukti mempunyai khasiat yang mampu mengobati berbagai macam jenis penyakit kanker secara efektif serta aman tanpa adanya efek samping,” ungkap Jeng Ana yang telah membuktikan hal ini terhadap beratus bahkan beribu-ribu pasiennya. Ditegaskan pula, pengetahuan tentang obat tradisional dan pemanfaatan tanaman obat merupakan unsur penting dalam meningkatkan kemampuan individu/keluarga untuk memperoleh hidup sehat.

“Di tingkat masyarakat peran pengobatan tradisional termasuk peracik obat tradisional mempunyai peranan yang cukup penting dalam pemerataan pelayanan kesehatan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” tambahnya lagi. (***)


++++

Artikel terkait...