Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


paget-710x150

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Jeng Ana, saya berusia 30 tahun Juni nanti, dan sudah punya dua anak. Sekarang saya sedang mengandung 4 bulan. Saya ingin menanyakan tentang penyakit gatal disertai nyeri di sekitar puting dan aerola yang sekarang saya derita.

Dari sumber internet yang saya baca itu disebut penyakit “paget di puting susu”. Apa bisa diobati dengan herbal Jeng? Saya malu untuk periksa ke dokter Onkologi, karena dokternya bukan perempuan.

Mohon balasannya. Terima kasih atas bantuannya, semoga klinik Jeng Ana tambah sukses dan bisa buka cabang di daerah saya (Samarinda – Kaltim).

 Istianah

istianah2002@yahoo.co.id

JAWAB:

Wa’alaikum salam…

Bila memperhatikan gejala dan lokasinya, ada dua kemungkinan jenis penyakit yang sedang Anda derita. Kemungkinan pertama adalah seperti Anda katakan, yakni paget. Sedangkan kemungkinan kedua adalah Bowen. Kedua jenis penyakit ini sama sekali berbeda. Karena paget adalah sejenis kanker atau tumor di puting susu, sedangkan Bowen lebih merupakan kanker kulit.

Tampilan kedua jenis penyakit ini sangat mirip, yakni munculnya semacam eksim yang bernanah di sekitar puting payudara

Pengobatan Bowen tentunya relatif lebih mudah. Dalam dunia medis, penyakit ini merupakan bidang dokter spesialis dermatologi. Sedangkan penanganan Paget adalah bidang dokter ahli bedah, karena pengobatannya memerlukan mastektomi sederhana.

Nah, untuk memastikannya, apakah penyakit Anda termasuk Paget ataukah Bowen, sebaiknya lakukan uji lab/biopsi. Tetapi okelah kita anggap saja penyakit yang Anda derita adalah Paget seperti dugaan Anda sendiri. Gejala awal Paget yang paling mudah dikenali adalah munculnya ruam merah atau bintik merah pada puting payudara. Selain itu bagian areola juga terasa sangat gatal, peka saat tersentuh, terasa panas dan nyeri. Tak jarang juga keluar cairan darah dari puting.

Sejauh ini Paget memang termasuk jenis penyakit yang jarang terjadi, hanya meliputi 1% dari semua kanker payudara. Kebanyakan terjadi pada wantia yang berusia 50 tahun, meskipun juga bisa menimpa wanita semua usia. Meski demikian, serangan Paget perlu untuk diwaspadai. Pasalnya  lebih dari 95% mereka yang menderita penyakit Paget ternyata sudah menyimpan bibit kanker payudara. Misalnya saja dari kasus 211.240 kasus baru kanker payudara di AS pada tahun 2005 kurang dari 11 ribu di antaranya berawal dari menderita penyakit Paget.

Adalah Sir James Paget, ilmuwan yang pertama kali menemukan adanya penyakit kulit seperti eksim di bagian payudara yang kemudian berubah jadi kanker ganas. Paget juga menemukan penyakit ini yang menyerang tulang, dan alat kelamin laki-laki dan wanita.

Sebagian besar ilmuwan belum berhasil menguak misteri penyebab penyakit Paget, khususnya yang menyerang bagian puting dan areola. Namun teori Paget menyebutkan adanya sel kanker yang kemudian disebut sel Paget yang istirahat sejenak di dalam tumor payudara dan kemudian bermutasi melalui kelenjar susu menuju permukaan kulit puting susu dan menyebabkan penyakit Paget di puting dan areola dengan keluhan awal sebagai eksim kulit yang semakin kronis.

Teori ini berdasarkan fakta bahwa 97% penderita penyakit Paget ternyata menyimpan bibit kanker payudara yang disebut intraductal carcinoma. Intraductal carcinoma adalah kondisi dimana sel abnormal berada hanya pada kelenjar susu dalam payudara dan tidak menyebar ke tempat lain melainkanhanya pada jaringan kelenjar payudara saja. Namun tak menutup kemungkinan menyebar melalui kelenjar getah bening yang berada di bawah ketiak yang terdekat dengan payudara dan kemudian menyebar ke kelenjar getah bening di bagian tubuh lainnya.

Lantas, apakah penyakit ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan herbal? Jawabnya insyaAllah bisa. Yang terpenting, seperti sudah kami sampaikan diatas, lakukan pemeriksaan lab/medis terlebih dulu, untuk memastikan penyakit Anda. Bila sudah diketahui secara pasti, kami tinggal membuatkan ramuan yang tepat untuk mengobatinya.

 

 

 

 


++++

Artikel terkait...