Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


ari ratusan email yang masuk ke klinikherbaljengana@yahoo.com dalam sebulan ini, sebagian diantaranya menanyakan perihal penyakit gondongan. Karena itu, pada kesempatan ini kami sengaja menulis mengenai penyakit ini untuk menjawab semua pertanyaan tersebut.

Gondongan dalam istilah medis dikenal dengan nama Mumps atau Parotitis. Penyakit ini timbul karena serangan virus bernama Paramyxovirus terhadap  kelenjar ludah(kelenjar parotis), letaknya di antara telinga dan rahang. Infeksi akibat serangan virus tersebut mengakibatkan pembengkakan pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah.

Seperti umumnya penyakit yang timbul akibat virus, gondongan juga bersifat menular. Penularannya melalui kontak langsung, percikan ludah, muntahan

Penyakit  ini cenderung menyerang anak-anak berumur 2-12 tahun. Tetapi bukan berarti tidak bisa menyerang orang dewasa. Pada kasus orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya.

Tanda dan Gejala

Masa tunas (masa inkubasi) penyakit Gondong sekitar 12-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari. Adapun tanda dan gejala yang timbul setelah terinfeksi dan berkembangnya masa tunas dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Pada tahap awal (1-2 hari) penderita Gondong mengalami gejala: demam (suhu badan 38.5 – 40 derajat celcius), sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang (sulit membuka mulut).

2. Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.

3. Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis.

4. Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Pada pria akil balik adalanya terjadi pembengkakan buah zakar (testis) karena penyebaran melalui aliran darah.

Hampir kebanyakan orang yang menderita gondongan akan pulih total tanpa obat apapun, karena penyakit ini memang termasuk jenis penyakit “self limiting disease” (penyakit yg sembuh sendiri tanpa diobati).

Tetapi kadang gejalanya kembali memburuk setelah sekitar 2 minggu. Keadaan seperti ini dapat menimbulkan komplikasi, dimana virus dapat menyerang organ selain kelenjar liur. Hal tersebut mungkin terjadi terutama jika infeksi terjadi setelah masa pubertas.

Cara Mengatasi

Istirahat yang cukup, kurangi aktivitas bermainnya. Untuk mengatasi kebosanan bisa dengan mengajaknya membaca buku-buku menarik yang bergambar atau bercerita (mendongeng). Selain itu beri asupan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Untuk masalah ini bisa dengan memberi madu dan sari kurma.

Sedangkan untuk mengobatinya, banyak tanaman herbal yang selama ini dipergunakan nenek moyang kita dalam mengobati penyakit ini, diantaranya:

–          Dua lembar daun simbar menjangan,cuci bersih dan giling sampai lembut, beri garam dan air secukupnya. Lantas oleskan pada bagian yang gondongan.

–           Gunakan 10 ranting belimbing wuluh dan 4 siung bawang putih, tumbuk sampai halus. Lantas oleskan pada bagian yang gondokan.

Itu sebagian cara mengobatinya. Masih banyak tanaman herbal lainnya untuk mengobati jenis penyakit ini. Klinik Herbal jeng Ana juga memiliki ramuan khusus untuk jenis penyakit ini.

 

 


++++

Artikel terkait...