elamat malam. Saya ingin medapat penjelasan dan saran atas kondisi kesehatan saya. Saya didiagnosis menderita struma nodosa sinistra.

Hasil pemeriksaan USG :
– Thyroid Dextra : echostruktur homogen ukuran tak membesar 2,4 x 1,1 cm, tak tampak kalsifikasi, vasculer tak prominen, tak tampak massa/nodul.
– Thiroid Sinistra : echostruktur homogen, isoechoic, membesar 4,5 x 1,5 cm kesan lobulated, tak tampak kalsifikasi, vasculer tak prominen
– Kesan : pembesaran thyroid, isoechoic, lobulated sangat mungkin lesi benign.

Hasil Lab :
– TSH 3GEn : 0,848 uIU/mL rujukan 0,490 – 4,670
– Free T4 : 0,96 ng/dL rujukan 0,71 – 1,85.

Pertanyaan saya:
1. Adakah cara untuk mengatasi penyakit yg saya derita?
2. Apakah kondisi saya memungkinkan untuk punya anak?
Mohon jawabannya, terima kasih.

Mulyaning
mulia_ning_widi@yahoo.com

JAWAB:
ebelum menjawab pertanyaan Anda, perlu kami jelaskan terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan Struma Nodosa. Dalam istilah medis, penyakit ini juga sering disebut Struma Adenomatosa.

Umumnya penyakit ini banyak ditemukan pada mereka yang tinggal di daerah pegunungan, karena defisiensi iodium. Atau bisa juga ditemukan pada keluarga tertentu secara insidental.

Struma nodosa biasanya sulit dideteksi secara dini, karena penderita tidak mengalami keluhan. Nodul (benjolan dibawah kulit) mungkin hanya tunggal, tetapi kebanyakan berkembang menjadi multinoduler yang tidak berfungsi. Degenerasi jaringan yang berlangsung kemudian menimbulkan kista atau adenoma.

Karena proses pertumbuhannya cenderung bertahap, pembesaran struma biasanya tanpa disertai gejala. Biasanya tiroid mulai membesar pada usia muda dan berkembang menjadi multinodular pada saat dewasa. Kecuali bila hal ini terjadi di bagian leher relatif mudah dikenali, karena benjolan pasti akan nampak kasat mata.

Apa sebenarnya Struma? Tak lain adalah tumor yang terjadi pada kelenjar tiroid. Biasanya kelenjar tiroid dianggap membesar bila ukurannya lebih dari dua kali ukuran normal.

Pembesaran kelenjar tiroid sangat bervariasi. Ada yang berukuran sangat kecil sehingga tidak nampak, tetapi ada juga yang berukuran sangat besar sehingga menimbulkan tekanan atau gencetan pada trakea, sehingga menimbulkan dilatasi sistem vena serta pembentukan vena kolateral.

Khusus pada struma gondok endemik biasanya diklasifikasikan sebagai berikut:
• Derajat 0: tidak teraba pada pemeriksaan
• Derajat I: teraba pada pemeriksaan, terlihat hanya kalau kepala ditegakkan
• Derajat II: mudah terlihat pada posisi kepala normal
• Derajat III: terlihat pada jarak jauh.

Walaupun sebagian struma nodosa tidak mengganggu pernafasan karena menonjol ke depan, sebagian lainnya dapat menyebabkan penyempitan trakea. Ini terjadi bila pembesarannya bilateral.

Struma nodosa unilateral dapat menyebabkan pendorongan sampai jauh ke arah kontra lateral. Pendorongan demikian mungkin tidak mengakibatkan gangguan pernafasan. Penyempitan yang berarti menyebabkan gangguan pernafasan sampai akhirnya terjadi dispnea (sesak napas) dengan stridor inspiratoar (indikasi dari penyakit saluran nafas bagian atas).

Keluhan lain yang umumnya dirasakan penderita ialah rasa berat di leher. Sewaktu menelan trakea naik untuk menutup laring dan epiglotis sehingga terasa berat karena terfiksasi atau terjepit pada trakea.

Lantas apa sebenarnya yang menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid pada struma nodosa ini? Sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun sebagian besar penderita menunjukkan gejala-gejala tiroiditis atau radang ringan. Oleh karena itu, radang di tiroid inilah yang diduga sebagai penyebab hipotiroidisme ringan. Hipotiroidisme adalah keadaan dimana kelenjar tiroid kurang aktif dan menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroid.

Kondisi ini selanjutnya menyebabkan peningkatan sekresi TSH (thyroid stimulating hormone) dan pertumbuhan yang progresif pada bagian kelenjar yang tidak meradang. Keadaan inilah yang dapat menjelaskan mengapa kelenjar ini biasanya nodular, dengan beberapa bagian kelenjar tumbuh namun bagian yang lain rusak akibat tiroiditis.

Tetapi pada beberapa penderita struma nodosa, terjadi kelainan sistem enzim pada bagian dalam kelenjar tiroid, sehingga produksi hormon tiroid terganggu. Kelainan tersebut misalnya defisiensi mekanisme pengikatan iodida, sehingga iodium yang dipompakan ke dalam sel jumlahnya tidak adekuat. Bisa berupa kelainan lainnya.

Nah, menjawab pertanyaan Anda mengenai pengobatannya secara herbal, insyaAllah penyakit Anda bisa disembuhkan. Dengan mengetahui penyebabnya tentunya lebih mudah untuk mengobatinya. Cukup banyak ramuan dari alam semesta ini yang disediakan oleh Tuhan sebagai obatnya. Sedangkan kami memiliki ramuan khusus untuk jenis penyakit ini, yang merupakan perpaduan berbagai jenis tanaman yang sudah ditakar dalam kadar atau dosis tertentu sesuai denga kondisi pasien.

Karena itu kami sarankan agar sebaiknya datang saja langsung ke klinik dengan membawa rekam medis, hasil uji lab terbaru. Bila tidak bisa datang, maka bisa juga mengirimkan data lab tersebut via email untuk pemesanan obatnya.

Sedangkan mengenai pertanyaan soal dampaknya pada reproduksi atau kemampuan memiliki anak, kiranya tidak ada hubungannya secara langsung. Kecuali bila penyakit ini sudah menyebar luas sehingga mempengaruhi hormon-hormon reproduksi.

Khusus mengenai kemampuan memiliki keturunan ini, kiranya Anda perlu melakukan pemeriksaan tersendiri. Bila memang ada kesulitan untuk hamil, maka perlu dilakukan uji lab secara menyeluruh pada organ kewanitaan Anda, termasuk juga kondisi sperma sang suami.

Sekian, semoga jawaban ini bermanfaat, Terimakasih.


++++

Artikel terkait...