Salam hormat,
stri saya berusia 47th, 9 tahun yang lalu mata kanannya berkedip (kedutan) tanpa disadari. Tahun demi tahun kedutan bertambah tinggi frekwensinya. Setelah saya konsul ke dokter syaraf, dokter mengatakan harus dioperasi kalau ingin sembuh.

Adapun menurut dokter nama penyakitnya adalah hemafacial spasm. Saya ingin menanyakan apakah penyakit hemafacial spasm dapat disembuhkan dengan pengobatan Jeng Ana?
Terima Kasih

Agus Semito
agus_semito@yahoo.com

JAWAB:

emifacial Spasm (HFS) merupakan salah satu gangguan fungsi syaraf. Penderita biasanya mengalami kejang separuh wajah secara spontan dan terus menerus. Kondisi demikian tidak bisa dikendalikan, bahkan saat tidur pun tetap mengalami kejang.

Awalnya dimulai dengan terjadinya kedutan di sebelah mata, kemudian kejang bertambah turun hingga pipi sisi yang sama sehingga otot-otot sudut mulutpun ikut tertarik (merot=jawa). Beberapa pasien akhirnya sampai pada tingkat paling berat dimana separuh wajah dari mata tertutup, pipi kejang, sudut mulut tertarik, leherpun kontraksi hingga kepala tampak miring.

Tetapi tidak semua kedutan berakhir sebagai spasm. Tapi, jika kedutan terjadi terus-menerus dalam sehari atau bahkan satu jam dan semakin progresif, artinya kedutan semakin lama semakin menurun ke pipi dan bibir, maka itu adalah tanda HFS. Bila semakin berat akan menggagu pandangan.

Lebih jelasnya, gejala umum penyakit ini antara lain:
– Awalnya terjadi kedutan pada daerah mata.
– Kemudian keluhan akan berlanjut nyeri pada gigi dan gusi.
– Nyeri yang terjadi pada satu sisi wajah.
– Pada tahap yang parah, terjadi penekanan antara pembuluh darah dengan saraf ketujuh, yang menyebabkan penderitanya mengalami perot pada satu sisi wajah.

Wajah penderita HFS biasanya menjadi perot akibat pembuluh darah yang menekan syaraf ketujuh di dalam otak, tepatnya pada syaraf facialis atau motorik wajah. Anehnya pasien tidak pernah mengeluh nyeri pada wajah, namun merasa semakin capek dan berat karena otot-otot separuh wajah “bekerja ekstra keras” terus menerus bahkan sampai bertahun-tahun. Selain itu, penderita juga biasanya merasa minder. Kondisi ini menambah beban psikologis.

Lantas apa pemicu dan penyebab HFS? Sebagian besar HFS terjadi secara spontan. Saraf fasialis (saraf otak ke-7) adalah saraf yang mengendalikan gerakan otot wajah, di saat keluar dari batang otak di rongga kepala saraf tersebut tersentuh atau terjepit pembuluh darah kecil, denyutan pembuluh darah tersebut secara terus menerus membuat saraf facialis iritasi, penekanan, dan menimbulkan reaksi kontraksi, spasme dan kejang otot-otot wajah yang dipersyarafinya.

Tidak benar kalau hemifacial spasm dikatakan akibat kelelahan, terlalu banyak berfikir, stress, atau gangguan kecemasan apalagi dikatakan karena ulah makluk halus (ditapok setan) sehingga tidak akan pernah sembuh seumur hidup, sebaliknya dengan alat diagnostik yang memadai dapat diketahui penyebab lebih dini serta dapat disembuhkan dengan teknik operasi mikro dibidang bedah saraf.

Bagaimanakah cara pengobatannya? Dokter biasanya menyatakan bahwa HFS tidak bisa diobati selain dengan cara operasi. Semakin cepat dioperasi, makin baik, resikonya makin kecil. Kalau dibiarkan, makin berat makin melekat nanti sudah ada membran yang membungkus. Demikian biasanya pendapat dokter. Alasannya kondisi syaraf dan pembuluh darah normal.

Apakah penyakit ini bisa disembuhkan secara herbal? InsyaAllah bisa, karena terjadinya pergeseran syaraf sehingga saling menekan dan terjepit itu pasti ada sebabnya. Nah, penyebabnya itulah yang perlu untuk disembuhkan.

Karena itu sebaiknya datang saja lgsung ke klinik dengan membawa rekam medis, hasil uji lab terbaru. Kalau tidak bisa datang, kirimkan saja via email untuk pemesanan obat. Tks


++++

Artikel terkait...