Gambar Ilustrasi : google.com

Alhamdulillah, Agustus 2018 genap sudah Jeng Ana berkiprah di dunia pengobatan herbal. Sepanjang kurun itu begitu banyak kendala yang dihadapi. Baik itu berupa hinaan dan cercaan, komentar miring, bahkan isyu-isyu negative. Meski demikian tak sedikit pula pujian dan ucapan terimakasih dari begitu banyak orang yang berhasil sembuh. Tentu saja kesembuhan ini bukan semata-mata karena Jeng Ana, namun ini adalah karunia Allah SWT bagi mereka yang sabar dan istikomah dalam menjalani ujian hidup.

Apa pun tantangan yang ada di depan mata semuanya harus dihadapi. Jeng Ana sangat bersyukur sebab sudah berkesempatan membantu begitu banyak orang untuk sembuh dari penyakit yang merongrong kesehatan mereka. Syukur Alhamdulillah juga, Jeng Ana dapat banyak belajar dari pengalaman-pengalaman dalam melayani dan meladeni pasien dengan berbagai permasalahannya.

Lebih dari itu, Jeng Ana pun belajar bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam menghadapi penyakit, apapun jenisnya dan separah apapun keadaannya, adalah keyakinan akan apa yang dijalani dan berprasangka baik akan hasilnya.

Belajar dari menangani pasien selama 15 tahun, Jeng Ana meyakini bahwa yang paling penting dalam menjaga kesehatan, mencegah sakit dan menyembuhkan sakit adalah pikiran. Pikiran yang bahagia dan penuh keyakinan akan memerintahkan seluruh tubuh untuk bersikap sesuai apa yang dipercayainya. Keyakinan kita menyembuhkan kita.

Keyakinan ini bagi Jeng Ana adalah sikap ikhlas dan pasrah. Ikhlas berarti merelakan apa yang sudah bukan milik kita. Sedangkan pasrah adalah sesuatu yang mesti kita serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa.

Jeng Ana meyakini, pengobatan penyekit dipengaruhi bukan saja dari kandungan obat itu, melainkan juga keyakinan sang pasien akan manfaat dan keefektifan obat tersebut. Itulah sebabnya kita harus benar-benar perhatikan apa yang kita yakini karena keyakinan yang benar-benar tertanam dan ada di seluruh sel tubuh kita, bukan cuma diyakin-yakinkan, yang akan menjadi kenyataan, dengan izinNya.

“Tuhan meggikuti prasangka hambaNya,” tegas Allah dalam Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 7. Seorang hamba yang merasa dekat dengan Allah harus tetap berbaik sangka kepadaNya. Hal inilah yang selalu ditekankan Jeng Ana kepada para pasiennya. Dengan demikian mereka memiliki keikhlasan dan kepasrahan untuk sembuh.

Racikan herbal Jeng Ana hanya suatu cara untuk membantu penyembuhan penyakit. Prinsif pengobatan yang benar menurut Jeng Ana adalah menggunakan bahan yang bersifat alami, tidak menggunakan bahan-bahan sintetis (kimia) yang asing bagi tubuh dan sangat membahayakan.

Itulah sekilas rahasia Jeng Ana tentang pengalamannya dalam membantu penyembuhan pasien-pasiennya. Selama 15 tahun berkiprah di dunia pengobatan herbal, sudah tentu sulit menghitung berapa banyak jumlah pasien yang membuktikan “tangan dingin” Jeng Ana.

Semoga Allah senantiasa menjadikan Jeng Ana selalu istikomah.


++++

Artikel terkait...