Team 2

Perkembangan pengobatan menggunakan herbal kini menjadi pilihan utama masyarakat, selain cocok dengan alam Indonesia yang tropis, suhunya naik turun, juga tidak mengakibatkan efek sampingan.

”Tetapi kalau tidak bisa meramunya dan komposisinya tidak sesuai dengan kebutuhan penyakitnya, herbal juga akan mengakibatkan tidak baik terhadap tubuh kita,”demikian Ratu Herbal Jeng Ana, yang memiliki Klinik Herbal Jeng Ana, di berbagai kota di Indonesia.

Tanyakan kepada ahlinya. Demikian pameo lama yang masih relevan hingga sekarang. Begitu juga dengan memilih pengobatan dengan herbal harus datang dan bertanya kepada ahlinya, yakni Jeng Ana. Dan, tidak meragukan lagi, Jeng Ana dengan izin Allah telah mengobati ratusan pasiennya dengan berbagai keluhan dan penyakit.

Dengan meningkat kepercayaan masyarakat di berbagai daerah terhadap Jeng Ana, Sang Ratu Herbal, membuat pimpinan Klinik Herbal dan Salon Spa Jeng Ana, Suprayitno, ingin membuka usahanya di Surabaya, jawa Timur.
”Sekarang ini kami sedang menjajaki lokasi yang ideal untuk kami membuka Kilinik dan salon,”ungkap pria asal Salatiga, yang juga mantan wartawan berbagai media Jakarta ini.

Alasan dibukanya Klinik Herbal dan Salon Spa Jeng Ana di Surabaya untuk memenuhi keinginan masyarakat Jawa Timur yang ingin menggunakan jasa Jeng Ana dan staffnya yang sudah terkenal manjur dan tidak menimbulkan efek samping.”Setelah buka di Jakarta, Bandung, Bali, Pekanbaru dan Tangerang.

Surabaya menjadi prioritas utama kami. Karena jumlah penduduknya yang banyak, dan memiliki beragam keluhan dan derita penyakit. Insya Allah tidak lama lagi kami akan buka di sana,”tegas pria yang disapa Mas Yitno ini.

Klinik SurabayaKetekunan Jeng Ana dalam memperdalam obat-obatan dari herbal dan keramahannya dalam menangani pasien menjadi panduan arah bagi penderita berbagai penyakit untuk datang ke kliniknya.

sehingga sebagian besar pasien punya keyakinan bahwa dengan keahlian Jeng Ana di bidang herbal, dan cara penanganannya membuat pasien bisa cepat sembuh.”yang penting aosien itu harus sabar, ikhlas, disiplin dengan pola makan yang dianjurkan menjauhi oantangan, Insya Aalah bisa disembuhkan. Allah mmberi cobaan dengan penyakit, tentu Allah juga ,menyediakan obat untuk penyembuhnya,” ujar Jeng Ana di setiap kali tampil di layar televisi local maupun nasional.

Sudah wajar apabila Jeng Ana ditunnggu-tunggu kehadirannya di layar televisi. Dengan system siaran langsung masyarakat bisa langsung menanyakan keluhan penyakitnya dan bagaimana mengobatinya. ”Waktu satu jam di layar televisi seakan satu menit saja. Banyak masayarakat berebut untuk bincang langsung dengan Jeng Ana, namun terbatasnya waktu kami persilahkan datang ke Klinik Jeng Ana yang ada di kota-kota yang saya sebutkan tadi,”tutur Mas Yitno yang berkeinginan juga mengembangkan restoran sehat Jeng Ana, di kemudian hari.

Pihak pemilik hak paten Klinik Herbal dan Salon Aura Jeng Ana kepada masyarakat dan calon pasien diingatkan agar berhati-hati dalam memilih dan melakukan pengobatan. Karena pihak Jeng Ana dalam waktu terakhir ini sering menerima laporan adanya pencatutan nama klinik Jeng Ana oleh oknum tidak bertanggung jawab.
”Sejauh ini, berdasarkan laporan yang kami terima, klinik Herbal Jeng Ana palsu ada di beberapa daerah di antaranya Sidoarjo, Batam, Cirebon, Bintaro, Kelapa gading dan beberapa daerah lainnya,”jelas Mas Yitno.


++++

Artikel terkait...