Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


diabetes-710x150

Kongres Federasi Diabetes Internasional 2003 menyebutkan bahwa lebih dari 194 juta orang di dunia menderita penyakit diabetes. Di Indonesia sendiri tercatat 2,5 juta orang yang mengindap penyakit ini, dan diperkirakan akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Penyakit ini ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi batas normal. Akibatnya, tubuh kekurangan insulin.”Disamping pengobatan medis, diabetes juga bisa diobati dengan herbal.Karena herbal tidak hanya dapat menyeimbangkan kadar gula dalm darah,melainkan juga menyembuhkan,”tegas Jeng Ana dalam sebuah seminar di bandung baru-baru ini.

Dalam seminar tersebut,herbalis yang dikenal juga dengan sebutan Ratu Herbal Indonesia ini mengupas khasiat herbal untuk meyembuhkan diabetes.Mulai dari penyebab,risikonya dan cara mendeteksi sejak dini.Selain itu,macam-macam herbal berserta langkah-langkah penyembuhannya pun di bahas secara tuntas. Tidak lupa,menu sehat para diabetes, pijat refleksi untuk membantu penyembuhan dan pengalaman mereka yang sembuh berkat herbal juga akan diketengahkan sebagai ilustrasi.

“Obat herbal tradisional dapat meningkatkan dan memperbaiki ekspresi gen dalam tubuh. Saat ekspresi gen meningkat dan menjadi lebih baik, hormon dan sistem imun tubuh akan bekerja lebih optimal. Yang dicari bukan mengobati tapi menyembuhkan. Obat yang terbuat dari bahan kimia biasa tidak memberi kesembuhan total karena hanya memperbaiki beberapa fungsi sistem tubuh. Sebaliknya, obat herbal tradisional memiliki kemampuan memperbaiki keseluruh sistem, karena bekerja dalam lingkup sel dan molekuler,”papar Jeng Ana dalam seminar tersebut.

Paparan Jeng Ana merupakan informasi yang luar biasa, yang memberikan harapan kesembuhan bagi penderita Diabetes Melitus.

Dalam seminar tersebut seorang penderita bercerita, dengan ringkasan kisahnya sebagai berikut :

“Saya menderita diabetes yang sangat parah, tubuh saya kurus, lemah dan mempunyai luka yang sudah meluas di kaki saya. Dokter memberikan vonis untuk mengoperasi kaki saya. Selain takut akan kehilangan kaki, biaya yang sangat besar harus pula saya keluarkan.

Dengan pertimbangan tersebut, saya putuskan untuk menempuh penyembuhan alternatif dengan mendatangi Klinik Herbal Jeng Ana. Ini merupakan rekomendasi dari seorang teman, yang ayahnya pernah melakukan pengobatan ke Jeng Ana dan berhasil sembuh.

Membutuhkan waktu 2 bulan untuk menyembuhkan luka di kaki saya. Karena saya merasa sangat tidak nyaman dengan penyakit diabetes, makan di batasi dan tidak beleh yang enak-enak. Buat saya ini merupakan suatu hal yang sangat tidak menyenagkan, karena saya tipe orang yang suka makan.

Namun, saya putuskan untuk terus melakukan pengobatan sesuai dengan anjuran Jeng Ana. Selama hampir 3 bulan saya berobat rutin dengan harapan saya dapat makan enak tahun depan. Selain berobat, tak pula sayapun berdoa semoga Allah SWT memberikan kesembuhan untuk saya.

Alhamdulillah keinginan saya terkabul, setelah 3 bulan lebih mengikuti anjuran Jeng Ana, saya cek kadar gula darah saya normal kembali. Bahkan, luka di kaki sayapun berangsur sembuh. Sekarang saya sudah benar-benar normal. Terimakasih ya Allah,juga Jeng Ana yang menjadi perantara kesembuhan penyakit diabetes mellitus saya….”

Demikian sekelumit kasaksian yang merupakan bukti bahwa pengobatan herbalis yang selama ini di pandang sebelah mata, ternyata justru memberikan penyembuhan yang lebih baik dari pengobatan kimia.

Semoga kisah ini dapat bermanfaat dan menjadi alternative penyembuhan bagi keluarga Anda yang tengah rirundung masalah kesehatan, terutama penyakit-penyakit akut dan kronis.”


++++

Artikel terkait...