Diabetes-710x150 (1)

Jeng Ana, saya laki-laki umur 45 th, berat badan 80 kg, tinggi badan 175 cm.  Saya mengalami kencing manis, karena dari air seni yang saya tes dengan cara mencicipi ternyata terasa manis. Selanjutnya dalam berhubungan suami istri alat vital saya loyo dan ejakulasi dini.

Mohon petunjuknya apa yang harus saya lakukan dan ramuan herbal apa yang harus saya minum?  Saya bertempat tinggal di Kendari (Sulawesi Tenggara).  Bagaimana cara mendapatkan ramuan Herbal Jeng Ana dan cara pembayarannya ?

Atas jawabannya, saya ucapkan terima kasih.

Salam Hangat,

 

Iwan Gunawan

iwangn@yahoo.co.id

JAWAB:

Buat Bapak Iwan Gunawan, kencing manis dalam istilah medis dikenal dengan Diabates Mellitus. Untuk mengujinya memang bisa dilakukan dengan yang seperti Anda terapkan. Tetapi untuk mengetahui kondisi Anda secara lebih detail sebaiknya lakukan uji laboratorium.

Karena untuk pengobatannya, baik secara medis maupun herbal membutuhkan pengetahuan tentang kadar darah Anda. Apalagi bila kondisi diebetes sudah cukup parah, maka pemeriksaan lebih jauh harus dilakukan, karena dikhawatirkan telah terjadi komplikasi.

Mengenai kemampuan seksual Anda yang loyo, kiranya tidak mengherankan. Pasalnya salah satu bentuk komplikasi akibat diabetes mellitus adalah impotensi atau disfungsi seksual. Bahkan hampir bisa dipastikan bahwa penderita sakit gula, cepat atau lambat, akan terkena impotensi.

Seberapa parah tingkat disfungsi seksual penderita kencing manis sangat tergantung pada kadar gula darah dalam tubuh sang penderita. Karena itu, beberapa dokter mengasumsikan bahwa diabetes mellitus merupakan salah satu penyebab impotensi pada pria usia muda.

Mengapa hak ini bisa terjadi? Penyebab utamanya adalah neuropathic, yakni kerusakan pada saluran parasimpatik penis yang mengakibatkan relaksasi pada arteri helicina tidak dapat terjadi. Hal ini menyebabkan saluran darah dalam penis tidak lancar, sehingga penis tidak dapat membesar.

Neuropathic umumnya terjadi perlahan – lahan hingga akhirnya menyebabkan kerusakan total pada penis. Jika telah terjadi kerusakan total, maka penderita harus melakukan terapi dan pengobatan secara rutin. Jika tidak dilakukan , impotensi akan mengganggu kehidupan sehari – hari dan bisa memicu depresi.

Neuropathic biasanya berjalan searah dengan impotensi, secara perlahan atau bertahap. Awalnya, ereksi  tetap terjadi, sehingga bagi pria dewasa bisa berhubungan intim dengan pasangannya seperti biasa. Namun lambat laun, ereksi tidak akan sempurna, tidak seperti biasa. Penis tidak bisa membesar seperti seharusnya saat sehat. Hingga akhirnya, ereksi tidak bisa terjadi sama sekali. Dalam sejumlah kasus, ereksi tetap terjadi seperti biasa, namun pada saat penetrasi, saat penis berada di dalam vagina, penis melemah sehingga hubungan seksual suami istri tidak akan berjalan seperti seharusnya.

Proses neuropathic pada masing – masing orang berbeda satu dengan lainnya. Ada yang langsung menunjukkan gangguan ereksi, namun bagi mereka yang kondisi badannya lebih kuat akan lebih bisa mentolerir kenaikan kadar gula darah dalam tubuh. Jadi, stamina memang sangat memegang peranan dalam kasus ini.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, otot – otot pada penis masih dapat mentolerir diabetes mellitus hingga kadar gula darahnya 200 mg/ml. Pada kondisi ini, neuropathic tidak terjadi dan ereksi masih dapat terjadi. Jika kadar gula darah naik hingga  400 mg/ml bisa terjadi impotensi secara mendadak. Ini akibat kerusakan endotel pada sinusoid.

Karena itu, kami sarankan agar Anda segera melakukan pengobatan sebelum terjadi komplikasi lebih jauh. Karena komplikasi yang terjadi akibat Diabetes Mellitus tidak hanya berupa disfungsi ereksi, tetapi juga sejumlah penyakit lainnya.

 

Dua Tipe Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus terbagi dalam dua tipe:

– Tipe I atau insulin-dependent

Tipe ini biasaya menyerang sebelum usia 30 tahun, tetapi terkadang juga menyerang segala lapisan usia. Pada penderita tipe ini biasanya tubuhnya kurus dan selalu tergantung pada suntikan insulin serta modifikasi diet untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

 

–   Tipe II atau non-insulin-dependent.

Tipe ini umumnya terjadi pada orang dewasa di atas 40 tahun, biasanya tubuhnya gemuk. Sebagian besar diabetes mellitus tipe II dapat diatasi dengan melakukan diet berkeseimbangan, dan terkontrol

 

Faktor genetik, pola hidup dan pola makan memegang peranan penting sebagai penyebab diabetes mellitus. Pada diabetes tipe I, sel pankreas yang menghasilkan insulin mengalami kerusakan yang dapat disebabkan oleh kerusakan imun, akibatnya sel-sel ini tidak dapat membentuk insulin atau dapat membentuk insulin tetapi dalam jumlah yang kecil. Sedangkan pada diabetes tipe II, sel-sel dalam pankreas dapat membentuk insulin, tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Gejala umum dari penyakit diabetes mellitus diantaranya yaitu cepat lelah, pegal-pegal dan kesemutan, sering buang air kecil, sering haus, selalu merasa lapar, kulit menjadi kering, gatal-gatal, mudah timbul borok/luka yang sulit sembuh, lensa mata berubah bentuk sehingga penglihatan menjadi kabur untuk sementara waktu, jantung berdebar, gairah seks menurun, dan lain-lain. Pengaruh buruk jangka panjang diabetes mellitus adalah kerusakan retina, kelainan ginjal, aterosklerosis (adanya plak dalam arteri), dan masalah sistem saraf seperti rasa sakit atau mati rasa pada kaki atau tangan. Pengaruh lainnya dari kelainan sistem saraf yaitu memicu timbulnya impotensi

Penderita diabetes mellitus hendaknya memperhatikan segi pengkonsumsian makanan. Hindari makanan yang dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah, seperti gula pasir, gula jawa, madu, sirup, selai, susu kental manis, softdrink, minuman beralkohol, limun, dan minuman lainnya. Kue-kuean manis, cokelat, kismis, dodol, mayones, mentega, buah-buahan yang diawetkan dengan gula seperti manisan, makanan yang mengandung hidrat arang/zat pati seperti nasi, roti, biskuit, dan lain-lain. Makanan yang berlemak dan makanan yang mengandung garam tinggi.

Menjawab pertanyaan Anda selanjutnya mengenai pemesanan obat, Anda bisa membacanya di website kami, bagian ‘pemesanan obat’. Disitu dijelaskan secara jelas dan mudah dipahami. Tks

 

 


++++

Artikel terkait...