Gambar properti : republika.co.id

Hasil penelitian menunjukkan kanker usus besar di generasi milenial mulai meningkat. Menurut data yang ditemukan di Rumah Sakit Umum Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), kanker usus besar pada generasi milenial mengalami peningkatan di tahun 2018, yakni menjadi 133 kasus. Pasien termuda yang mengalami kanker usus besar berusia 24 tahun.

Rilis data tersebut tentu saja cukup merisaukan. Ini mengingat kanker usus besar umumnya hanya cenderung menyerang usia lanjut, yaitu 50 tahun ke atas.

Menanggapi hal ini, tentunya generasi milenial harus mulai mewaspadai ancaman penyakit tersebut. Beberapa gejala yang mudah dikenal adalah buang air besar (BAB) darah, sulit BAB, diare, dan berat badan yang turun secara tiba-tiba.

“Kanker usus besar atau kanker kolrektal adalah salah satu kanker yang banyak ditemukan di Indonesia. Tapi secara umum menyerang di usia 50 tahun ke atas. Kalau ada penelitian kanker ini menyerang generasi milenial maka jelas perlu sama-sama kita waspadai,” kata Jeng Ana menanggapi hasil penelitian tersebut.

Menurutnya, penyakit apapun sejatinya tidak mengenal usia. Kalau kanker usus besar ini kemudian cenderung menyerang generasi milenial maka ini pasti terkait dengan gaya hidup seseorang.

“Saya rasa penyebab kanker usus besar itu sendiri sampai sekarang tidak diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa gaya hidup yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar,” jelas herbalis berjuluk Ratu Herbal Indonesia itu.

Dia menjelaskan, misalnya saja akibat pola makan kurang serat, terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan lemak, merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan yang terakhir karena kurang berolahraga.

Beberapa jenis herbal yang disebut Jeng Ana dapat membantu terhindar dari kanker usus besar adalah kunyit, bawang merah dan bawang putih, serta makanan alami lainnya yang tinggi serat.

“Membiasakan diri mengkonsumsi secangkir juice buncis atau bayam dapat juga untuk mencegah serangan kanker usus besar,” tegas Jeng Ana.

Sebelum menutup perbincangan santainya, Jeng Ana juga mengingatkan generasi milenial untuk rajin mengkonsumsi susu rendah lemak.

“Susu tidak hanya dapat memberikan manfaat untuk tulang yang kuat, tetapi juga dapat melindungi dari kanker usus besar. Tapi ingat, pilihlah susu yang rendah lemak. Minimal konsumsi satu gelas perhari,” katanya mengingatkan. (*)


++++

Artikel terkait...