Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


mengobati-mandulKemandulan adalah salah satu masalah yang paling ditakuti oleh pria maupun wanita. Banyak di antara mereka yang merasa kehilangan harga diri setelah divonis mandul oleh dokter. Lebih fatal lagi, dalam banyak kasus, kemandulan bisa menjadi pemicu retaknya rumah tangga.

Jika saat ini Anda mengalami beberapa gejala atau tanda kemandulan, bahkan telah divonis mandul, maka jangan menyerah terlalu cepat. Hal ini belum tentu sepenuhnya benar. Dalam banyak kasus yang ditanganinya, Jeng Ana terbukti dapat mematahkan vonis yang menyeramkan itu. Sudah sulit dihitung dengan jari berapa banyak pasangan yang semula divonis mandul, baik di pihak suami ataupun isteri, ternyata dapat memiliki momongan setelah ditangani secara khusus oleh Jeng Ana.

Salah satu contoh keberhasilan paling spektakuler seperti dialami oleh Hajjah Zubaidah. Perempuan asal Cilegon, Banten, ini sudah 17 tahun menikah, namun tidak juga dikaruniai buah hati alias ‘mandul’. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari program keturunan melalui dokter, pengobatan alternatif dan sebagainya.

“Selama 17 tahun saya berobat kemana-mana, tetapi susah diberi keturunan. Alhamdulillah setelah berobat ke Jeng Ana, sekarang saya sudah punya keturunan. Seorang putri cantik, usianya sudah 5 bulan. Lucu sekali,” kata perempuan yang ketika mengikuti program keturunan sekitar setahun lalu berusia 37 tahun.

Hj Zubaidah pun menuturkan, dirinya positip hamil setelah satu bulan mengikuti program keturunan Jeng Ana. Tetapi perempuan yang tidak pernah putus asa untuk berusaha ini terus melanjutkan program ini hingga akhir kehamilan, sehingga anaknya benar-benar lahir sehat dan cerdas. “17 tahun penantian benar-benar tidak sia-sia,” tutur Hj Zubaidah bangga, dalam acara sebuah acara interaktif bersama Jeng Ana di sebuah stasiun televisi.

 

Tak Ada Yang Mustahil

Banyak orang yang semula apriori terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Jeng Ana dalam membantu mengatasi masalah kemandulan. Secara blak-blakan Jeng Ana sendiri mengakui dirinya kerap mendapatkan cemooh baik dari kalangan herbalis maupun medis. Tak jarang pula ada pasien yang meragukan sistim pengobatan yang dilakukannya. “Ya, ada yang memandang dan berpendapat cara saya kuno, lalu berpikir bagaimana mungkin cara yang kuno dapat menunjukkan hasil sedangkan cara medis modern saja sudah gagal mengatasi masalah kemandulan,” ungkap Jeng Ana.

Namun, Jeng Ana tak ambil pusing dengan berbagai cemooh dan sikap apriori tersebut. Ia tetap meyakini bahwa tak ada yang mustahil selagi Allah SWT berkehendak. Hal yang menjadi pegangannya adalah apa yang difirmankan Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Asyuura ayat 49-50, yang artinya:

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki (49). Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa (50).”

Menurut Jeng Ana, ayat di atas menerangkan kekuasaaan Allah dalam menentukan
seseorang akan mendapatkan anak pria atau wanita, begitu pula apakan seseorang akan mandul atau subur. Ketentuan Allah ini juga berlaku menurut sunahNya. Artinya, jika hendak mempunyai anak tentu harus kawin dan menjaga kesehatan.

“Yang terpenting menurut pendapapat saya, soal mandul atau tidak manusia juga dapat mengusahakan obatnya. Jika usahanya tidak berhasil, barulah ia bertawakkal kepada Tuhan,” tandas herbalis berjuluk Ratu Herbal Indonesia itu.

Atas dasar absoluditas keyakinannya tersebut, maka Jeng Ana terus berupaya menemukan racikan terbaik untuk membantu mereka yang sudah divonis mandul agar dapat mewujudkan mimpinya memiliki momongan. Kerja keras Jeng Ana ini memang telah membuahkan hasil. Entah sudah berapa banyak pasangan suami isteri yang tersenyum gembira atau menangis haru karena berhasil mendapatkan momongan. Salah satu contoh adalah pasangan suami isteri Manaf dan Dewi di Bekasi. Bagaimana tidak? Dokter sudah memvonis Dewi 99 persen tidak bisa memiliki keturunan lantaran kista endometriosis yang dideritanya. Tetapi berkat sentuhan “tangan dingin” Jeng Ana vonis mengerikan ini meleset dari kenyataan yang sebenarnya.

“Saya datang ke Jeng Ana sekitar tahun 2008, saat itu usia saya 27 tahun. Waktu itu ukuran kista saya sudah 5,6 cm. Saya ceritakan semua apa yang saya alamai. Semua hasil lab juga saya sampaikan ke Jeng Ana. Setelah itu saya diberi paket ramuan,” kenang Dewi.

Dua bulan kemudian, yakni ketika paket ramuan habis, Dewi melakukan uji lab. Hasilnya ternyata sangat mengembirakan. Kista yang semula berukuran 5,6 cm telah mengecil menjadi 2,5 cm. Kondisi ini membuat pasangan Manaf-Dewi semakin bersemangat melanjutkan pengobatan di Jeng Ana. Mereka pun kembali ke Jeng Ana sambil memperlihatkan hasil USG terbaru. Setelah berkonsultasi, Jeng Ana kemudian memberikan paket kedua. Ajaibnya, sebelum paket kedua habis, Dewi positif hamil.

“Sejak awal saya punya keyakinan bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Kali ini melalui perantara Jeng Ana, akhirnya istri saya yang divonis dokter tidak bisa punya anak ternyata bisa melahirkan putri cantik ini,” kata Manaf sambil memarken Yeni, putrinya yang kini sudah berusia hampir 5 tahun.

 

Doa dan Herbal

Sebagai seorang muslimah yang taat, Jeng Ana percaya sepenuhnya bahwa dalam setiap langkah kehidupan ini doa adalah senjata yang teramat penting. Demikian pula dalam aktivitasnya sebagai herbalis, Jeng Ana selalu menanamkan doa-doa dalam menangani pasien, termasuk ketika membuat racikan herbal.

“Khusus dalam menangani masalah kemandulan, disamping dengan memberikan racikan herbal terbaik, saya juga selalu berupaya mengajarkan kepada pasien suatu cara yang diutarakan oleh Rasulullah SAW, yakni dengan memperbanyak ber-Istighfar dan sedekah,” terang Jeng Ana yang sudah puluhan kali berziarah ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dikatakan bahwa barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan menguraikan segala kekusutan hati dan melapangkan segala kesempitan dada serta memberikannya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Inilah salah satu terapi doa yang selalu diberikan Jeng Ana kepada para pasiennya, sehingga upaya penyembuhan selalu berakhir dengan kesuksesan.

“Begitu pula petuah Nabi dalam cara mengatasi kemadulan, yaitu memperbanyak ber-istighfar dan sedekah. Namun kita tidak boleh menyimpulkan bahwa orang yang belum punya anak adalah orang yang jarang istighfar dan shadaqah, atau orang yang banyak anak adalah ahli istighfar dan shadaqah,” senyum Jeng Ana dengan lesung pipit menghiasi kedua belah pipinya.

Jeng Ana menyadari, banyak pasangan suami isteri yang dihinggapi problem kemandulan tidak dapat mencari solusi terbaik karena masalah biaya, waktu dan juga kesempatan. Ia berharap mereka tidak berputus asa. Lakukanlah pengobatan secara swadaya, yakni dengan memperbanyak bacaan istigfar dan mengkonsumsi racikan herbal tertentu.

Menurut Jeng Ana, salah satu herbal yang dapat meningkatkan kesuburan pada wanita adalah bawang putih. Fungsi bawang putih sebagai antioksidan mampu mengusir berbagai racun yang menyelinap ke dalam tubuh. Hilangnya racun jelas membuat tubuh lebih sehat dan organ-organ di dalamnya pun bisa bekerja dengan lebih optimal. Termasuk organ-organ reproduksi.

Disamping bawang putih juga kemuning, yang lebih populer sebagai tanaman hias atau pagar. Khasiat tanaman ini dapat membantu mengembalikan kesehatan fungsi organ reproduksi pada wanita. Karena daun kemuning memiliki efek farmakologi untuk memperlancar peredaran darah, hingga mampu meningkatkan kesehatan tubuh wanita.

Sementara itu untuk mengatasi kemandulan pada kaum pria bisa dengan racikan herbal berikut ini: Daun kemukus 10 gram, daun pegagan 10 gram, batang brotowali 1 jari, daun sambiloto 10 gram. Cara membuatnya, kesemua bahan ramuan tersebut direbus dengan volume air 2 gelas, hingga airnya berkurang menjadi 1 gelas. Minum air ramuan tersebut setiap pagi.

Tak bisa dimungkiri lagi, kehamilan dan memiliki momongan adalah suatu tuntutan dan idaman bagi umat manusia dalam mencapai kehidupan yang harmonis dan bahagia. Tetapi jika kesuburan yang paling dasar saja tidak bisa terpenuhi, maka kehidupan yang tadinya harmonis dan bahagia akan berubah menjadi sebuah kepahitan dan diselubungi bayang-bayang kelabu, sehingga membuat keluarga-keluarga yang tadinya bahagia mengalami pukulan berat. Namun, jangan pernah putus asa. Di tangan Jeng Ana hal yang sepertinya mustahil ini insya Allah akan bisa tertangani.

Kuncinya adalah harus tabah dan tawakal serta bersungguh-sungguh dalam berijtihad dengan berdoa dan mengkonsumsi racikan herbal.

 


++++

Artikel terkait...