Ilustrasi Depresi

Sebagai seorang herbalis yang banyak menangani penyakit kaum Hawa, Jeng Ana setuju dengan penilaian bahwa wanita lebih mudah terkena depresi yang kemudian berujung pada penyakit. Bahkan menurut data yang dimilikinya selama menggeluti penyembuhan herbal, wanita ternyata memang lebih rentan dan lebih sering, bahkan lebih intens terkena penyakit kronis dibandingkan pria.

“Karena itu saya merasa perlu mendorong wanita untuk menghindari depresi, sebab depresi ini bisa mengundang datangnya penyakit,” kata Jeng Ana beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, penyakit kronis yang rentan terjadi pada wanita paling sering adalah terkait dengan organ reproduksi mereka. Disamping itu, menurutnya, wanita juga berisiko mengalami beberapa penyakit sekaligus yang menyebabkan gangguan psikologis dan cacat lebih besar.

“Para kaum Hawa memiliki kecenderungan resiko terkena depresi dua kali lebih besar daripada kaum pria. Karena itu mereka juga lebih rentan terhadap serangan penyakit,” tegas pemilik tubuh tinggi semampai itu.

Saat ini memang ada beragam cara untuk meredakan gejala depresi, namun upaya pencegahan merupakan langkah terbaik. Selalu berserah diri kepada Tuhan dan mensyukuri apapun keadaan yang kita alami adalah salah satu langkah awal untuk mencegah depresi secara dini.

 

Bagaimana tips menghindari depresi dengan racikan herbal?

Menurut Jeng Ana, salah satu tumbuhan yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah depresi adalah aloe vera atau lidah buaya. “Lidah buaya sudah dikonsumsi ribuan orang dan terbukti menyediakan nutrisi yang penting terutama untuk menurunkan depresi,” ungkap Jeng Ana.

Berdasarkan hasil penelitian memang diketahui kandungan asam amino dalam aloe vera hampir mendekati jumlah yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Salah satu kandungan asam amino aloe vera yang penting adalah tryptophan yang merupakan prekursor serotonin. Serotonin merupakuan hormon yang membantu untuk mencegah munculnya depresi atau kecemasan.

Hasil penelitian juga membuktikan, beberapa asam amino lain dari aloe vera merangsang produksi sel darah sehingga metabolisme tubuh menjadi seimbang. Aloevera juga banyak mengandung vitamin dan mineral yang berguna bagi kesehatan tubuh. Aloe vera dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang berkhasiat untuk kesehatan dan digunakan juga untuk detoksifikasi. Oleh karena itu aloe vera bisa menjadi alternatif obat alami untuk menurunkan depresi.

“Kalau sulit mendapatkan lidah buaya, kuniyt juga cukup baik untuk mengatasi permasalahan depresi,” tambah Jeng Ana.

Lebih jauh dia menguraikan, kunyit dianggap dapat mengatasi depresi dengan cepat karena mengandung kurkumin yang berfungsi sebagai anti depresan. “Untuk mencegah depresi, Anda bisa membuat rempah ini menjadi bagian dalam masakan dan makanan Anda sehari-hari,” jelasnya. ***


++++

Artikel terkait...