ibu-hamil

Masa kehamilan adalah saat-saat yang paling krusial bagi para wanita. Pasalnya, pada masa tersebut wanita akan menjadi lebih lemah dan membutuhkan banyak asupan nutrisi, yang baik untuknya, maupun untuk sang jabang bayi.

Untuk itu, segala prosedur yang disarankan oleh dokter kandungan, sebaiknya dilakukan dengan baik, salah satunya dengan memerhatikan berbagai tanda kehamilan yang terjadi. Hal ini penting, agar sang calon ibu tak menyepelekan adanya keluhan pada kehamilan, yang ternyata bisa mengancam kehidupan sang ibu, juga sang anak.

Lalu, apa saja gejala kehamilan yang tak boleh disepelekan? Berikut ulasannya, menurut laman Times of India.

Pergerakan janin tak biasa

Ketika kehamilan memasuki trimester kedua, ibu akan mengalami salah satu gejala yakni pergerakan janin. Hal ini wajar terjadi dalam fase kehamilan, mengingat pada usia kandungan tersebut, embrio sudah berkembang menjadi bayi yang hampir sempurna. Namun, bila pergerakan janin terjadi terus menerus, bisa jadi ini tanda dari gangguan pada kehamilan Anda. Untuk itu, segeralah periksakan kandungan pada tenaga medis terdekat, agar penanganan bisa segera dilakukan.

Nyeri perut

Hal lain yang tak bisa disepelekan dalam masa kehamilan ialah rasa nyeri pada bagian perut. Hal ini wajar, karena kontraksi memang sering terjadi pada masa kehamilan. Namun, bila rasa sakit terlalu sering, apalagi diselingin dengan terjadinya pendarahan, segeralah periksakan ke dokter, karena kesehatan kandungan yang menjadi taruhannya.

Mual di pagi hari

Istilah ini sangatlah sarat dengan kehamilan, terutama pada trimester awal. Karena pada masa tersebut, ibu akan mengalami mual muntah dan meningkatnya sensitivitas terhadap bau. Hal inilah yang membuat para calon ibu mudah mual dan muntah. Namun, apabila muntah dan mual berlangsung terlalu lama, maka itu tanda dari adanya masalah dengan kandungan, yang membutuhkan perawatan segera.

Demam

Beberapa kasus kehamilan, akan membuat sang calon ibu merasa lemas, kehabisan energi, dan mengalami penurunan daya tahan tubuh. Semuanya masih terbilang wajar, selama sang ibu tidak merasakan demam. Karena keadaan demam adalah tanda dari terganggunya kesehatan ibu, yang bisa berdampak pada sang janin. Untuk itu segeraah periksakan ke dokter atau minum obat penghilang demam.

Kram kaki

Yang satu ini juga sudah lumrah terjadi pada ibu hamil, yakni munculnya bengkak pada kaki, yang disebabkan oleh perubahan hormon dan sirlulasi darah yang terjadi pada saat sedang hamil. Namun, bila kaki bengkak diiringi dengan rasa sakit yang berujung pada kesemutan dan kram yang berlebihan, jangan disepelekan. Segera periksakan ke dokter kandungan karena risiko bisa mengancam keselamatan kandungan. (*)

 

 


++++

Artikel terkait...