Ilustrasi-Ginjal

Secara normal ginjal kita selalu melakukan pekerjaannya dengan sempurna, yaitu menyaring darah dari limbah-limbah metabolisme. Namun, terkadang ginjal gagal melakukan pekerjaannya itu, maka kondisi ini disebut gagal ginjal, sebagai akibatnya zat-zat yang berbahaya ini menumpuk dalam tubuh sehingga akan menimbulkan berbagai gejala gagal ginjal yang berbahaya.

“Tanpa pengobatan atau penanganan yang tepat, gagal ginjal akan mengakibatkan penumpukan racun, cairan ekstra dan mineral berbahaya dalam darah yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian…”

Kesaksian berikut ini akan membuka wawasan kita mengenai penyembuhan gagal ginjal yang ternyata tidak selalu harus dengan cara medis seperti cuci darah. Pada kenyataannya, gagal ginjal juga bisa sembuh dengan konsumsi racikan herbal yang tepat dan dilakukan secara terukur dan teratur.

Aku baru tahu bahwa ginjalku mengalami kerusakan empat bulan yang lalu. Aku mengetahuinya dari dokter. Waktu itu tubuhku terasa panas dan pegel-pegel semua. Pokoknya badan ini terasa lemas, tidak sehat dan macam-macam rasanya. Setelah berhari-hari aku terbaring di rumah, akhirnya diperiksakan ke dokter. Baru saat itulah aku mengetahui penyakit gagal ginjal.

Oleh dokter, aku diberi pengertian tentang reaksi dan penyebab gagal ginjal. Semua yang dikatakan dokter itu tepat. Aku memang suka makan-makanan yang berlemak. Aku juga jarang berolah raga. Maklum, aku kerja dari pagi sampai sore, kadang juga sampai malam. Aku hanya memiliki waktu libur di hari minggu saja. Hari-hariku hanya berada di depan komputer saja.

Mendengar keterangan dari dokter itu, sangat lumrah jika aku mengalami kerusakan ginjal. Tapi untungnya kerusakan ginjalku belum terlalu parah. Kata dokter, jika aku tidak melakukan perbaikan gaya hidup dan pola makan, maka ginjalku bisa semakin rusak. Dan mau tidak mau aku harus menjalani cangkok ginjal atau cuci darah rutin tiga kali seminggu. Dokter membawakanku beberapa resep obat untuk digunakan di rumah.

Kesehatanku memang kembali pulih setelah minum obat dari dokter. Namun sayang, ternyata menjaga pola makan dan gaya hidup itu susahnya minta ampun. Sebab itulah, tak selang lama, sakitku kambuh lagi. Saat itu aku takut periksa ke dokter. Aku takut jika harus menjalani operasi cangkok ginjal atau cuci darah. Selain alasan takut, alasan biaya juga menjadi alasan yang sangat kuat.

Akhirnya aku mencari alternative penyembuhan lain yang lebih murah dan terjangkau. Aku harap, ginjalku bisa kembali normal dengan jalan lain. Ketika niatku begitu kuat itulah aku dipertemukan dengan teman lama yang menyarankanku untuk mencoba penyembuhan herbal di Klinik Herbal Jeng Ana.

Aku sangat yakin dengan ucapan teman waktu itu. Singkat cerita, dengan diantar oleh isteri kulangkah kaki untuk pergi ke klinik Jeng Ana di Kalibata. Namun saat itu Jeng Ana tidak memberikan ramuan apapun. Dia memberikan surat pengantar agar aku melakukan tes laboratoirum.

Hari berikutnya, dengan diantar isteri aku kembali datang menemui Jeng Ana. Setelah membaca hasil lab, barulah Jeng Ana menegaskan bahwa aku memang mengalami gagal ginjal. Dia memberiku racikan herbal yang harus rutin diminum pagi dan petang sebulan penuh. Dia juga memberikan sejumlah pantangan yang harus benar-benar aku jaga.

Setelah mengkonsumsi racikan herbal itu, dari hari ke hari, keluhan yang aku rasakan mulai hilang dengan sendirinya. Dan Alhamdulillah, setelah racikan herbal itu habis, maka kesehatanku sudah kembali pulih. Tak sia-sia aku menjalani penyembuhan di Klinik Jeng Ana, karena sampai sekarang aku sangat sehat dan bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan tubuh bugar. Aku sangat bersyukur atas kesehatan yang aku dapatkan. Terimakasih Tuhan, terimakasih Jeng Ana.


++++

Artikel terkait...