Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


JERA OPERASI, KISTA COKLAT SEMBUH DENGAN HERBAL

Sefti Yunisari sembuh dari derita kista coklat (Endometriosis) berkat khasiat racikan herbal Jeng Ana

Kista coklat (Endometriosis) merupakan kista yang terjadi pada indung telur kecil seperti halnya kista folikel. Biasanya kista ini tidak akan menimbulkan gejala spesifik, terkecuali jika terjadi pecah dan terpuntir hingga dapat mengakibatkan sakit perut dengan kaku dan distensi.

Jika kista yang cukup besar ataupun kista yang jumlahnya banyak bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman pada panggul, pinggang terasa sakit, rasa sakit yang berhubungan dengan seksual juga terjadi pendarahan di uterus. Pada penderita kista indung telur ini telah mengalami pemuntiran yang dapat mengakibatkan sakit perut akut.

Kista coklat ini biasanya timbul dalam permulaan kehamilan serta diameternya bisa menjadi besar sekitar 5 hingga 6 cm serta menghasilkan rasa yang tidak enak pada daerah panggul. Jika pecah akan mengalami pendarahan di bagian sisi di dalam rongga perut. Bagi wanita yang sedang tidak hamil, penyakit kista ini dapat membuat menstruasi menjadi terlambat serta diikuti oleh perpanjangan serta pendarahan iregiler. Kista pada indung telur polistitik ini juga dapat menghasilkan tidak terjadinya mentruasi sekunder, terjadi penurunan pada siklus pada menstruasi serta terjadi infertilitas.

Meskipun jarang terjadi, jika dibiarkan dalam waktu lama kista coklat ini dapat tumbuh pada perut kemudian dengan perlahan dapat menyebar hingga seluruh organ pada tubuh seperti paru, hati, usus, otak, mata, kulit, dan juga otot rahim. Namun tempat untuk bersarang yang sangat sering ialah pada indung telur. Bentuk pada indung telur tersebut yang telah terkena kista coklat dapat berkembang juga bertambah hingga besar ketika menstruasi datang. Maka tidak heran jika penderita gejala kista ini sering mengalami rasa sakit ketika sedang menstruasi. Hal ini diakibatkan oleh indung telur membengkak ketika menstruasi.

Gejala inilah yang dialami oleh Sefti Yunisari (37). Selama hampir 4 tahun ia mengidap kista jenis ini yang menempel di bagian kiri dan kanan indung telur. Untuk menyembuhkan penyakit ini ia pernah menjalani 2 kali operasi. Tetapi celakanya kista itu selalu saja tumbuh lagi.

“Ketika dokter merekomendasikan untuk melakukan operasi ketiga, saya menolak. Saya memilih jalur alternatif. Pilihan saya jatuh pada Jeng Ana. Alhamdulillah, setelah konsumsi 2 paket ramuan saya dinyatakan sembuh dengan pembuktian lewat tes laboratorium,” cerita Sefti dengan penuh rasa syukur.

Sefti memang harus menderita kista dari tahun 2009 sampai 2013. Tahun 2010 operasi kista sebelah kiri, tumbuh lagi kista sebelah kanan. Saran dokter harus dioperasi karena sudah stadium 6. Tapi berkat doa ia mendapat petunjuk dari Tuhan lewat tangan Jeng Ana. Setelah konsumsi 2 paket ramuan, sesuai saran Jeng Ana, maka Sefti melakukan USG ternyata kistanya hilang total dan bersih.

“Saya masih selalu mengingat, setelah mengkonsumsi racikan herbal Jeng Ana, secara psikhis banyak perubahan yang saya rasakan, misalkan saja tidur lebih nyenyak dan rasa sakit berkurang. Selain itu, banyak sekali perubahan yang saya rasakan. Misalkan, dada yang biasanya terasa berat dan sering sesak kini terasa ringan dan tidak sesak, penyakit maag yang biasanya terasa sakit di perut dan ulu hati juga terasa tidak perih, kembung atau nyeri, rahim yang biasanya sakit kalau haid terasa ditusuk-tusuk jarum kini terasa kembali sehat seperti sediakala. Alhamdulillah, sesudah menghabiskankan dua paket ramuan herbal Jeng Ana saya benar-benar sehat seperti sediakala,”papar Selfi menuturkan kesaksiannya.

Jeng Ana menyebutkan, secara tradisional memang ada beberapa herbal Indonesia yang bisa menghilangkan kista tanpa operasi, antara lain temu putih, temu mangga, umbi dewa, mahkotadewa, sambiloto, benalu teh, teh hijau, rumput mutiara, mengkudu, dan tempuyung.

Dari pengalaman Sefti, dirinya meyakini komposisi ramuan herbal tersebut yang telah menyembuhkan kistanya. Namun demikian, setelah sembuh dari kistanya, Sefti harus menjaga agar sakitnya tidak kambuh lagi dengan mengikuti saran-saran Jeng Ana. Salah satunya adalah dengan menghindari makan makanan yang mengandung lemak tinggi, rajin berolah raga serta mengonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Hal ini dikarenakan antioksidan merupakan penangkal dari radikal bebas.

Selama ini, salah satu spesialisasi pengobatan Jeng Ana memang dalam hal penyembuhan kista. Hampir semua pasien dengan keluhan kista terbukti sembuh dengan pembuktian lewat tes laboratorium atau USG.


++++

Artikel terkait...