Reflux-Explained-710x150

Salam,

Langsung saja, sudah 1 tahun lalu saya kena serangan GERD (gas asam lambung naik ke kerongkongan) yang berakibat sesak napas, jantung berdebar, cemas berlebihan (ketika serangan terjadi). Karena sudah berobat dan pakai obat dokter itu-itu saja (inpepsa, omeprazole, ranitidin ) tidak juga sembuh. Terakhir di USG ada sedikit besar di empedu dan hati (mungkin jadi radang karena gasnya naik terus), saya dikasih Curliv (curcuma), tetapi tidak juga teratasi.

Akhirnya saya terapi, di terapis ini diagnosanya justru karena saluran getah bening saya kacau, larinya kena ke pencernaan. Setelah terapi, agak mendingan untuk sakit cemasnya ( karena lama kelamaan yang sakit itu di kepala belakang, leher, persis dimana saluran getah bening ke otak berada, yang saya tahu setiap organ tubuh ada getah beningnya yang salurannya berbeda dengan darah).

Saya juga terus barengin ke dokter internis. Akhirnya saya di endoscopy. Hasilnya, ada luka sedikit di lambung, tapi tidak ada ditemukan bakteri H.Pylori.
Sakit ini terus saya pelajari, karena mengganggu sekali. Tubuh jadi lemas, panas dingin kalo kumat. Jika literatur kedokteran, saya menemukan ini jenis nya sakit Psikomatik (maag stres). Karena itu saya coba pakai penenang. Dan ternyata jika pakai penenang agak mendingan. Saya pakai obat antistres lambung (librax atau braxidin) ini membantu sekali, tetapi saya tidak mau ketergantungan dengan obat kimia.

Ohya, dulu sebelum terkena GERD, saya di bagian sendi tangan dan betis kaki sering terasa pegal yang sangat tidak nyaman hingga saat ini. Mungkin karena sering konsumsi obat pegal-pegal sehingga lambung luka, disamping stres yang berkepanjangan karena pekerjaan dan fikiran yang diluar nalar (inilah yang disebut oleh terapis saya sebagai getah bening), dan pola makan yang tidak bagus, pemikirannya melampaui apa yang belum terjadi.

Ohya, saat ini pola makan saya teratur, tidak merokok, tidak minum kopi, dan semua pantangan sudah saya turuti. Kesimpulannya: saya sakit fisik dan psikis. Pertanyaan saya: obat herbal apa yg cocok di Jeng Ana. Tanaman obat apa yang cocok buat saya sebagai obat? Mohon jawabannya. Terimakasih.
Salam

Indra
andra.tiara@yahoo.co.id

JAWAB:

GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) merupakan merupakan gangguan saluran cerna bagian atas yang terjadi karena adanya aliran balik secara spontan dari isi lambung ke kerongkongan. Banyak faktor yang memicunaiknya asam lambung ke kekerongkongan.

Fakta menunjukkan, semakin bertambahnya usia seseorang, kekuatan otot cincin pada perbatasan kerongkongan dengan lambung melemah, sehingga cairan lambung mudah naik ke kerongkongan.Tekanan tinggi pada lambung juga bisa disebabkan oleh kegemukan. Seseorang yang gemuk ketiika tidur terlentang sehabis makan mengakibatkan tekanan dilambung meningkat sehingga makanan dari lambung bisa naik ke kerongkongan.

Penderita penyakit ini biasanya mengalami gejala-gejala diantaranya:
– Rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada (heartburn)
– Nyeri ulu hati dan dada,
– Naiknya aliran asam ke ke rongga mulut, mirip maag
– Sulit menelan
– Sering sendawa
– Batuk kronis, terutama dimalam hari
– Radang tenggorokan.

Penderita GERD memang sangat terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Bahkan untuk bersosialisasi, baik dengan keluarga, kerabat atau teman pun tidak bisa bebas. Mengapa? Karena gejala GERD biasanya terasa saat makan dan setelah makan.
Tidur pun tak nyenyak. Menurut survey, hampir 80 persen penderita penyakit ini sulit tidur karena gejala GERD menggangu kualitas tidur dan menyebabkan rasa lelah keesokan harinya. Bahkan, hubungan seksual juga bisa terganggu, karena penderita menjadi kurang bergairah.

Selain itu, seperti yang Anda alami, GERD juga bisa mengakibatkan sesak napas. Hal ini dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll.

Lantas bagaimana dengan gangguan cemas atau panik yang Anda alami, apakah juga karena GERD? Menurut sejumlah penelitian, yang terjadi justru sebaliknya, bahwa baik kecemasan atau depresi berhubungan dengan risiko dua sampai empat kali lipat dari penyakit GERD.

Beberapa peneliti percaya bahwa bahan kimia otak yang disebut cholecystokinin (CCK), yang telah dikaitkan dengan panik dan gangguan pencernaan, mungkin memainkan peran dalam timbulnya GERD pada orang dengan gangguan kecemasan. Faktor lain yang memungkinkan dan berkontribusi adalah ketika orang cemas mereka cenderung memicu atau memperburuk refluks asam lambung ke kerongkongan.

Bagaimana cara menyembuhkannya? Seperti diungkapkan tadi bahwa kecemasan dan depresi bisa memperberat penyakit GERD sampai beberapa kali lipat. Karena itu, penyembuhan GERD tidak cukup hanya dilakukan dengan mengobati penyakitnya, tetapi juga penanganan kejiwaannya. Hal ini agar penyembuhan penyakit ini bisa berjalan efektif dan maksimal.

Bila tidak dilakukan, dikhawatirkan GERD justru makin parah, sehingga refluks asam lambung dapat menyebabkan peradangan lapisan esofagus yang akan mengakibatkan kesulitan menelan, nyeri dada kronis, dan bahkan dapat menyebabkan kanker kerongkongan.

Bagi penderita GERD disarankan menghindari rokok, makanan berlemak, asam, pedas, teh, cokelat, kopi, kedu, dan sejumlah makanan lainnya. Cokelat dan keju, misalnya, berpengaruh karena dapat menyebabkan pengosongan lambung menjadi lebih lambat sehingga merangsang dan mempercepat naiknya asam lambung.

Apakah penyakit ini bisa disembuhkan dengan herbal? Tentu saja bisa. Tuhan telah menyediakan berbagai jenis obat-obatan di alam semesta ini untuk semua jenis penyakit yang diturunkannya. Banyak jenis tanaman yang tepat untuk mengobatinya. Misalnya kunyit, lidah buaya, meniran dan sebagainya untuk menurunkan asam lambung. Sedangkan daun waru dan daun pepaya, misalnya untuk pencernaan. Dan banyak lagi jenis herbal yang bisa dipergunakan. Tetapi kami memiliki ramuan khusus yang merupakan kombinasi berbagai jenis herbal dalam dosis tertentu, sesuai dengan hasil uji lab, untuk pengobatan penyakit ini. Karena itu rekam medis atau hasil uji lab sangat penting dalam pengobatan herbal di klinik kami. Terimakasih.

 

 


++++

Artikel terkait...