tumor-tulang-710x150

Assalamualaikum Wr Wb

Ibu saya berusia 43 tahun. Saat ini didiagnosa dokter mengidap tumor tulang pada pelipis bagian kirinya. Menurut pemeriksaan laboratorium, tumor termasuk ganas. Namun dokter menduga tumornya jinak.

Pertumbuhan tumor tulangnya menonjol keluar dan kedalam, namun lebih besar yang menonjol keluar. Walaupun demikian benjolan ke arah dalamnya menekan otak, sehingga mama sering merasakan migrain atau sakit kepala sebelah selama 2 tahun ini.

Sudah dua rumah sakit kami kunjungi untuk konsultasi dan pemeriksaan. Dokter spesialis bedah syaraf kedua rumah sakit tersebut menyarankan agar mama segera melakukan operasi pengangkatan tumor. Dokter tersebut menjelaskan teknis operasi dilakukan pengangkatan tulang yang terinvasi tumor seluar 10 cm x 10 cm. Setelah pengangkatan tumor harus menunggu 3 bulan untuk pemasangan tulang tengkorak buatan untuk menggantikan tulang yang diangkat.

Tentunya harus kemoterapi untuk mencegah penyebaran tumor dan menghilangkan sel tumor yang tertinggal. Dokter juga memperkirakan dalam jangka waktu kurang lebih dari 10 tahun tumor bisa tumbuh kembali.

Yang ingin saya tanyakan, apakah ada obat herbal untuk penyembuhan tumor tulang dengan tanpa harus operasi bisa sembuh dan tulang bisa normal kembali seperti biasa dengan pengempesan tumor tersebut?

Jika memang bisa disembukan melewati obat herbal, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan tumor tulang tersebut sampai tuntas? Dan berapa biaya pengobatan secara keseluruhan?

Atas tanggapan dan solusi dari klinik jeng ana kami ucapkan terimakasih. Dan kami sangat menunggu solusi dari klinik jeng ana.

Wassalamulaikum Wr Wb

Nur Rahma Yenita
nr.yenita@gmail.com

JAWAB:

Wa’alaikum salam Wr Wb

Seperti seringkali kami sampaikan dalam rubrik ini, bahwa pengobatan medis sudah pasti akan menyarankan cara operasi atau pengangkatan ketika pasien menderita tumor atau kanker jenis apapun. Apalagi bila kanker sudah dirasa berbahaya.

Tumor adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresif, dimana sel-selnya tidak pernah menjadi dewasa. Angka kejadian tumor tulang bila dibandingkan dengan jenis tumor lain bisa dikatakan prosentasenya kecil, yaitu kurang lebih 1% dari seluruh tumor tubuh manusia.

Umumnya tumor dibedakan menjadi tumor jinak dan tumor ganas. Dikatakan ganas bila tumor berkemampuan untuk menyebar ke tempat lain (mampu bermetastasis) dan dikatakan jinak bila tidak mampu untuk bermetastasis.

Tumor tulang jinak biasanya tidak perlu diobati, tetapi harus dimonitor secara periodik untuk mengetahui perkembangan maupun penyusutannya. Terkadang perlu diangkat melalui pembedahan jika menimbulkan keluhan seperti rasa nyeri yang sangat.

Sedangkan untuk tumor ganas, harus diobati. Pengobatan yang dilakukan berdasarkan pada stadium tumor itu sendiri. Jika masih stadium dini, biasanya dokter menyarankan cara pengobatan kemoterapi. Namun, jika sudah stadium lanjut biasanya harus dilakukan amputasi untuk mencegah penyebaran dan komplikasi yang lebih parah.

Nah, berdasarkan penilaian klinis, radiologis dan histopatologis yang cermat dari masing-masing tumor tulang, maka dapat ditentukan tingkat stadium tumor tersebut. Untuk tumor ganas ada 3 tingkat stadium, yaitu:

1. Stadium I, bila derajat keganasannya rendah.

2. Stadium II, artinya tumor mempunyai derajat keganasan tinggi.

3. Stadium III, yang berarti tumor sudah menyebar.

Sedangkan jenis dan macamnya, selama ini dikenal ada beberapa jenis tumor tulang, diantaranya:

1. Osteosarcoma. Yakni tumor tulang yang paling ganas dan cukup sering ditemukan. Sebenarnya osteosarcomaini bisa menyerang siapa saja, namun penyakit ini lebih sering ditemukan pada jenis kelamin pria yang berusia sekitar 10-20 tahunan ke atas. Penyakit ini sering menyerang tulang-tulang kaki atau tangan, tapi juga bisa ditemukan pada tulang yang memiliki ukuran agak panjang. Osteosarcoma ini termasuk penyakit tulang yang sangat agresif dan kankernya bisa merembet ke organ paru-paru.

2. Chondrosarcoma. Tumor tulang yang satu ini juga tergolong sangat agresif dan cukup sering ditemukan, terutama bagi mereka yang sudah berusia lebih dari 40 tahun. Penyakit ini juga sering disebut sebagai tumor tulang dan menyerang tulang rawan yang ada di tubuh, khususnya bagian pinggul.

3. Ewing’s sarcoma. Yang satu ini mirip dengan osteosarcoma, yaitu menyerang tulang-tulang berukuran panjang. Namun Ewing’s sarcoma  dikenal sebagai tumor tulang paling agresif dari semua jenis kanker. Umumnya diderita oleh laki-laki yang usianya kuang dari 30 tahun.

4. Fibriosarcoma. Tumor tulang ini relatif jarang ditemukan bila dibandingkan tumor tulang yang lain. Biasanya menyerang laki-laki berumur antara 30 tahun sampai 50-an tahun. Penyakit tulang ini biasanya ditemukan pada jaringan lunak yang ada di bagian belakang lutut.

5. Chordoma. Yakni jenis tumor tulang yang paling jarang ditemukan. Penderitanya bisa laki-laki maupun perempuan. Namun laki-laki memiliki resiko yang lebih besar. Chordomabiasanya menyerang mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Bagian tulang yang diserang kanker ini adalah tulang belakang.

Lantas, apa yang menyebabkan terjadinya kanker tulang? Sayangnya sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun para peniliti ilmu kesehatan menemukan bahwa faktor genetik menjadi penyebab utama yang dapat meningkatkan risiko penyakit kanker tulang.

Sedangkan gejalanya, untuk tumor tulang jinak biasanya penderita tidak merasakan sakit sama sekali. Misalnya sedang bermain sepakbola terjatuh, kemudian setelah difoto rontgen ternyata terdapat tumor jinak. Sementara gejala untuk tumor ganas biasanya merasakan nyeri pada tulang. Pada kebanyakan kasus, rasa nyeri ini semakin parah seiring dengan waktu. Pada awalnya, nyeri mungkin hanya hadir waktu malam atau dketika beraktivitas. Tetapi lama kelamaan nyeri bisa datang setiao saat.

Sedangkan gejala-gejala yang nampak diantaranya berupa munculnya benjolan. Benjolan itu bisa besar, bisa juga kecil. Keadaan ini diikuti rasa sakit dan berwarna merah. Dalam banyak kasus, penderita mengiranya keseleo, sehingga membawanya ke tukang urut. Padahal pengurutan kanker tulang justru berbahaya, karena sumber tumor bisa pecah. Akibatnya bisa menyebar ke bagian lain.

Bagaimana cara mengobatinya? Mungkinkah dengan menggunakan ramuan herbal? Jawabnya sangat mungkin. Karena pada dasarnya sumber utama yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan sel abnormal adalah sama. Meski secara medis menggolongkan penanganan sel tulang jauh lebih sulit ketimbang jenis kanker lainnya, tetapi insyaAllah secara herbal penanganannya relatif tidak jauh berbeda. Hanya saja, seperti sering kami katakan, bahwa pengobatan herbal membutuhkan proses yang lebih lama dibandingkan dengan cara operasi atau pengangkatan yang tentunya relatif cepat.

Bedanya, bila cara operasi atau pengangkatan tumor memiliki risiko dan efek samping, maka pengobatan herbal insyaAllah tanpa efek samping. Karena obat-obat yang digunakan semuanya berasal dari alam.

Mengenai berapa lama waktu pengobatannya, juga tidak bisa disama-ratakan. Masing-masing pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda. Selain itu tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan juga sangat menentukan cepat-lambatnya kesembuhan.


++++

Artikel terkait...