Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


Endometriosis-Berat-rev-710x150

Semua pasangan keluarga tentu ingin memiliki keturunan. Tetapi sayangnya tidak semua pasangan bisa memenuhi keinginan mulia itu karena penyakit atau problem lain yang menghinggapi mereka, misalnya saja kista.

Seperti yang dialami oleh pasangan Sutrisno dan Dewi. Pasangan muda ini sempat putus asa untuk bisa memiliki keturunan lantara penyakit yang diderita Dewi. Menurut Sutrisno, dokter telah memvonis istri tercintanya itu mengidap kista endometriosis.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, kata Sutrisno, ternyata diketahui adanya kista endometriosis pada sebelah kanan. Dokter pun kemudian menyarankan agar dioperasi. Bila ini dilakukan, kata Sutrisno menirukan dokter, kemungkinan mereka untuk bisa mempunya anak hanya 20 persen.

Vonis dokter tersebut jelas menjadi pukulan berat buat Sutrisno dan Dewi. Sutrisno pun tak begitu saja memenuhi saran dokter agar istrinya menjalani operasi pengangkatan ovarium. Ia berkeyakinan bahwa ada solusi alternatif yang bisa menyembuhkan penyakit istrinya tanpa pengangkatan ovarium.

Walhasil, upaya ini lah yang kemudian mempertemukan mereka dengan Jeng Ana. Pasangan Sutrisno-Dewi mulai nampak agak lega setelah bertemu dan konsultasi dengan Jeng Ana. Pasalnya Ratu Herbal Indonesia itu menceritakan kasus-kasus serupa yang diderita pasien lainnya yang ternyata berhasil sembuh setelah menjalani terapi herbal hasil racikan Jeng Ana.

Sejak saat itu, mereka pun langsung menjalani terapi di Klinik Herbal Jeng Ana. “Pada saat pertama kali datang, saya konsultasi dan sekaligus terapi. Kemudian diberi ramuan herbal dan diminta agar menjaga pola makan,” terang Dewi di Jak TV, beberapa waktu lalu.

Mereka pun memenuhi semua arahan yang disampaikan Jeng Ana. Betapa bahagianya pasangan ini setelah melihat perkembangan hasil terapi. “Terapi ini saya lakukan di Jeng Ana selama dua bulan. Tetapi sebelum dua bulan, tepatnya 7 minggu, penyakit yang saya derita sudah sembuh, bahkan positif hamil,” ujar Dewi dengan penuh gembira.

Jadi, kata Sutrisno, sesuatu yang semula dikiranya tidak mungkin ternyata bisa menjadi mungkin setelah menjalani terapi di Klinik Jeng Ana. “Rasanya sangat senang sekali, sulit diungkapkan. Yang tadinya tidak mungkin bisa jadi mungkin,” tegasnya.

Kini, buah hati pasangan bahagia ini sudah berusia 4 bulan. Sejak lahir sampai sekarang, jelas Dewi, putri pertamanya yang diberi nama Windy itu selalu sehat. “Lucu sekali. Ketika lahir beratnya 3,4 kg. Proses kelahirannya juga lancar, tidak ada masalah sama sekali,” ujarnya senang.

 


++++

Artikel terkait...