Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


KANKER-710x150

Sudah dua tahun ibu saya mengidap penyakit kanker serviks. Beberapa bulan lalu kembali periksa ke rumah sakit dan hasil diagnosa menyatakan kalau ibu saya mengidap kanker yang mengandung sel tumor ganas.

Sudah sebulan ini ibu saya selalu mengeluh sakit di bagian pinggang, perut menggelembung, kaki membengkak. Yang ingin saya tanyakan, apakah ibu saya bisa disembuhkan dengan ramuan herbal, dan berapa biaya pengobatan di klinik jeng Ana?  Terimakasih.

ranne_qisthiku@yahoo.com

 JAWAB:

Kanker serviks atau kanker leher rahim sering juga disebut kanker mulut rahim, yakni sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Disebut kanker serviks karena kanker ini muncul di bagian organ reproduksi seorang wanita, tepat di leher rahim, sebuah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita.

Sekedar diketahui bahwa HPV biasanya menimbulkan kutil, baik pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Umumnya hal ini terjadi karena menurunnya kekebalan tubuh.

Karena itu pada banyak kasus memperlihatkan bahwa kanker serviks bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Penyakit ini belakangan semakin banyak diderita kaum perempuan. Bahkan ada survey yang menunjukkan bahwa setiap jam, wanita di Indonesia meninggal karena penyakit yang satu ini.

Lantas bagaimana cara mengenali penyakit ini? Pada stadium awal, tidak mudah untuk mengenali penyakit ini, karena tidak menunjukkan gejala yang khas. Tetapi dalam stadium lanjut terjadi sejumlah gejala, diantaranya:

  • Perdarahan post coitus
  • Keputihan abnormal
  • Perdarahan sesudah mati haid (menopause)
  • Keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).

Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.

Jadi, ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, kemudian orang itu menyentuh daerah genital, maka virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda.

Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.

Dalam banyak kasus justru pria yang menjadi penular virus HPV kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.

Selain itu, buruknya gaya hidup seseorang juga dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.

 

Cara Pengobatannya

Jika Anda terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV, baik secara medis maupun pengobatan alternatif. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).

Bila Anda menempuh pengobatan medis, maka dokter biasanya menempuh langkah kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.

Sedangkan dalam pengobatan alternatif, khususnya herbal, tentu saja proses penyembuhan dilakukan dengan menggunakan ramu-ramuan herbal. Salah satu herbal yang belakangan dikenal ampuh mengobati penyakit ini adalah sarang semut dari Papua. Dikombinasikan dengan sejumlah herbal lainnya dalam komposisi yag tepat, obat ini sudah banyak terbukti menyembuhkan penderita kanker serviks.

Penelitian terkini menemukan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan sarang semut ampuh untuk mengobati kanker adalah kandungan senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol,serta berbagai mineral berguna yanag terkandung di dalamnya.


++++

Artikel terkait...