Jangan lupa saksikan inspirasi pagi bersama Jeng Ana setiap hari sabtu dan minggu pukul 08.00 s/d 09.00 WIB di Jak tv.

SOLUSI KESEHATAN KELUARGA INDONESIA


kacangijo-semangka-710x150

Siapa yang tak frustrasi bila mengalami nasib seperti pasangan Bapak dan Ibu Adi ini. Sudah sembilan tahun menikah, pasangan muda ini tak juga kunjung hamil dan dikaruniai anak.

Rasa frustrasi semakin memuncak ketika berbagai upaya yang ditempuh melalui dokter tidak juga membuahkan hasil. Tetapi syukur alhamdullah, penantian selama sembilan tahun itu akhirnya membuahkan hasil setelah Tuhan mempertemukan pasangan Ibu dan Bapak Adi ini dengan Jeng Ana di Klinik Herbal Jeng Ana.

Berikut kisah dan kesaksian mereka yang disampaikan pada acara ‘Medika Natura’ yang disiarkan oleh Jak TV beberapa waktu lalu.

“Bapak: Saya sempat frustrasi karena sudah 9 tahun menikah tidak juga dikaruniai anak. Begitu dengar tentang Jeng Ana, maka kami datang untuk berkonsultasi. Disitu saya tanyakan apa sebenarnya masalahnya, apakah pada diri saya ataukah istri. Jeng Ana bilang bahwa masalahnya ada pada istri saya.

Ibu: Waktu itu saya memang mengalami masalah haid, siklusnya tidak teratur. Kadang tiga bulan baru bisa haid, kadang bahkan sampai delapan bulan baru bisa haid.

Bapak: Meski masalahnya pada istri, tetapi Jeng Ana menyarankan saya untuk mengatur pola makan. Saya disarankan makan kacang ijo dan semangka, seminggu dua kali. Saya juga dilarang makan duren dan daging kambing.

Ibu: Setelah terapi pertama, saya mandi rempah-rempah. Setelah itu tiba-tiba muntah-muntah. Begitu saya tanyakan ke Jeng Ana, katanya tidak apa-apa. Seminggu kemudian, perut saya terasa mules-mules. Saya kemudian telepon Jeng Ana untuk konsultasi, katanya nggak apa-apa dan disuruh melanjutkan ramuan yang sudah diberikan. Pada saat terapi kedua, belum juga ada gejala kehamilan. Tetapi seminggu kemudian, mulut saya rasanya pahit, tetapi untuk makan tetap rasanya enak. Begitu saya periksakan ke bidan ternyata saya dibilang positip hamil. Sungguh luar biasa bahagia kami rasakan. Waktu itu terapi yang kami jalani baru pada paket kedua. Bahkan ramuan masih tersisa, tetapi Jeng Ana meminta saya untuk berhenti menggunakannya. Sebagai gantinya, saya diberi ramuan penjaga stamina.

Bapak: Alhamdulillah, semuanya berjalan normal. Tidak ada masalah selama kehamilan meskipun usia istri sudah 36 tahun. Begitu juga saat melahirkan juga berlangsung normal, tidak ada masalah. Waktu lahir, berat bayi 4 kg. Sampai sekarang kondisi anak saya sehat. Dan bahkan saya sendiri juga merasa semakin sehat karena terus menja


++++

Artikel terkait...